![]() |
Genangan air saat banjir di desa Toniku, Foto : Istimewah |
JAILOLO,Malut.net - Curah hujan yang begitu tinggi, Beberapa RT di Desa Toniku, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, terdampak banjir, luapan air kurang lebih 1 Meter, bahkan rumah warga juga di penuhi dengan genangan air. Jum'at 21 Maret 2025. tadi Malam.
Dari informasi tersebut terdapat rumah warga,Fasilitas Ibadah dan Pendidikan. Kemudian materil lainnya yang mengalami kerusakan, Selain itu Hewan ternak milik warga juga hilang dan mati (meninggal) akibat dari banjir tersebut.
Berdasarkan keterangan,yang dikutip dari laman Facebook Pemdes Toniku bahwa hujan terjadi menjelang magrib hingga pada Pukul 21.00 Wit, Di Desa Toniku banjir melanda mulai dari RT 04- RT 06.
Banjir juga melanda ke Desa-Desa sekitarnya, warga di lingkungan RT 06 Desa Toniku (Kompleks Tabanga II) yang sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya.
Memberikan keterangan juga bahwa banjir saat ini menjadi banjir terbesar karena tempat yang biasanya tidak terendam banjir saat ini terendam hingga ketinggian 1 Meter Lebih.
![]() |
Rumah warga terdampak banjir |
Meski begitu, Pemerintah Desa Toniku, beserta seluruh masyarakat Desa Toniku sangat besar harapan mereka kepada pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar dapat mengambil langkah langkah pencegahan melalui dinas terkait.
Terkait laporan bencana serupa telah mereka sampaikan setiap tahun, sehingga mereka berharap ada tindakan cepat tanggap terkait bencana tersebut.
Kepala Desa Toniku, M Ashar Hi. Muin saat dihubungi awak media melalui pesan whatsapnya, Sabtu 22 Maret 2025 mengatakan, bahwa Hujan yang deras sehingga mengakibatkan banjir.
![]() |
Genangan air yang masuk ke rumah warga |
"Iya setelah sholat magrib, karena hujan deras sehingga mengakibatkan banjir, Cuaca dalam bulan Ramdhan ini ujan terus. bukan hanya desa Toniku saja tetapi di berbagai daerah juga banjir," cetusnya.
Asgar bilang, khususnya di Desa Toniku so (sudah) jadi langganan, kalau musim hujan pasti banjir.
"Untuk gedung yang kategori rusak belum teridentifikasi. Karena tadi malam itu beberapa RT yang banjir. dan yang parah itu di RT 04,05,06. nanti saya kasi kabar lagi. soal data kerusakan," tutupnya.
Sekadar diketahui bahwa dari peristiwa yang terjadi di Desa Toniku, terdapat beberapa anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat, telah turun di lokasi Terdampak banjir.