Malut Net

Virtual Fuad Plered, Mengenal Habib Idrus Bin Salim Aljufri Sebagai Ulama dan Pahlawan Nasional

Opini 

Oleh : Kasman J.Momole

Kabid PU HMI Badko Malut


Malut
.net - Habib Idrus Bin Salim Aljufri atau lebih dikenal Idrus Salim Aljufri (Guru tua) merupakan tokoh pejuang dari sadah ba’Alwi di Provinsi Sulawesi Tengah dalam bidang pendidikan agama Islam.

Guru Tua dikenal sebagai sosok yang cinta ilmu. Tak hanya untuk diri sendiri akan tetapi ilmu yang beliau geluti dibagikan kepada anak bangsa Indonesia bukti nyata dari kecintaannya mendirikan sekolah Islam Al-Khairat (Lembaga Pendidikan Agama Islam). Sebagai sumbangsih nyata Guru Tua kepada Indonesia.

Guru Tua banyak berjasa bagi kemerdekaan Indonesia, Guru Tua sangat tidak menyukai penjajahan olehnya itu strategi yang sangat menonjol bagi Guru Tua ialah mendirikan lembaga pendidikan Islam Al-Khairat yang berpusat di Kota Palu Sulawesi Tengah pada Tahun 1930. 

Dalam Bidang dakwah Guru Tua menjunjung tinggi sikap ilmiah, mengembangkan riset, menfasilitasi dakwah di Kota Palu. 

Ciri khas pemikiran menjunjung tinggi budaya akademik, sikap ilmiah, dan semangat menuntut ilmu.  

Muslim sejati harus memutuskan diri dari pemikiran Jahiliyah dan kemudian berjuang untuk menghancurkannya.

Slogan di atas menjadi salah satu pokok penting guru tua telah memutuskannya dari pemikiran Jahiliyah, yang itu kerap kali sebagai misi penting, bagimana mungkin ia tidak dikatakan bukan Ulama oleh  Fuad Plered. Rekam jejaknya sangat jelas dia adalah Ulama Indonesia walaupun di katakana oleh Fuad Plered, beliau lahir di Yaman akan tetapi kecintaan kepada anak bangsa begitu besar, dan pantas ia dikatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Jangan dulu bicara soal tempat kelahiran, akan tetapi bicaralah lebih dulu kontribusi, lalu apa kontribusi Guru Tua.?

 Kontribusi Guru Tua

1. Memfasilitasi pengajaran ilmu hitung dan dagang di Madrasah Mu’alimin dan MLP Al-Khairat 

2. Membangun Madrasah dan sekolah Al-khairat 

3. Mendirikan lembaga pendidikan Islam Al-Khairat

4. Memfasilitasi dakwah di Kota Palu 

Pernyataan  Fuad Plered terhadap Guru Tua, Harus di usut tuntas jangan dibiasakan dengan cara meminta maaf akan tetapi di adili sesuai hukum yang berlaku Indonesia. kami dari bidang PU HMI  BADKO MALUT sangat tersinggung dengan pernyataannya yang tidak pantasnya di ucapkan.

Fuad Plered, mempraktekan cara meruntuhkan peradaban Islam dengan menjatuhkan marwa ulama. itulah kelihatanya dari diskusi virtual. ia coba membangun opini yang sangat provokatif.

Tuntutan

1. Selesaikan administrasi Guru Tua sebagai WNI dan diakui oleh Negara sebagai warga Indonesia agar tidak terulang lagi pernyataan Fuad Plered yang kedua kali atau yang sama pernyataan dari Fuad Plered

2. Adili Fuad Plered sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga
Lebih baru Lebih lama
Malut Net
Malut Net

Formulir Kontak